faizmh™

Marcomm Counselor

  • SELAMAT DATANG

    Ini adalah blog pribadi faiz, seorang lelaki yang berjuang untuk hidup. Silahkan baca sepuasnya post karya faiz....dan janganlah lupa untuk meninggalkan jejak..hehehe...
  • Jumlah Pengunjung

    • 97,586 Pengunjung
  • Status saya sekarang:

    Kirim Pesan YM


    Email: faizmh@yahoo.com faizmhi@gmail.com
  • Kalender

    Mei 2008
    S S R K J S M
    « Apr   Jun »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  
  • Integrated with

  • Twitter ku

    Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Arsip untuk Mei 12th, 2008

ORMAWA YANG DIBENCI ITU BERNAMA BEM REMA UNY! (Sebuah Reportase Investigasi, semua nama narasumber dirahasiakan)

Ditulis oleh faizmh™ di/pada Mei 12, 2008

Tak pernah dilupakan peristiwa itu oleh salah satu UKM di UNY. Hanya karena mengekpresikan kesenian, lembaga itu dilarang untuk mementaskan kegiatannya selama 1 tahun. Salah satu anggota UKM tersebut menegaskan, “hal itu sangat tidak adil, karena dalam kegiatan ini kami hanya mengekspresikan kesenian. Tidak ada dalam kegiatan itu yang SARU, semua itu adalah sebuah bentuk seni.”

Rasa kebencian itu muncul ketika salah satu anggota BEM REMA UNY ternyata melaporkan kepada pihak rektorat tentang kegiatan itu, dengan sebuah argumentasi kepada pihak rektorat UNY bahwa kegiatan itu tidak bermoral dan benar-benar SARU, anggota BEM REMA UNY itu memberikan masukan kepada pihak rektorat untuk melarang semua kegiatan UKM itu. Oleh karena itu, karena terbujuk lobi tersebut akhirnya pihak rektorat UNY memberikan surat penghentian kegiatan UKM itu selama 1 tahun.

Ternyata tak hanya itu saja yang membuat BEM REMA UNY itu dibenci, dalam setiap kegiatan OSPEK mahasiswa baru di UNY, mereka benar-benar dibenci karena semua kegiatan mahasiswa baru hanya dikuasai oleh BEM REMA UNY sendiri tanpa mengajak seluruh elemen ORMAWA di UNY. Hal senada juga diungkapkan salah satu anggota UKM yang berkantor di rektorat lama, BEM REMA UNY tak pernah memberikan kesempatan kepada UKM untuk bekerjasama, yang ada hanyalah UKM harus tunduk dan patuh pada BEM REMA UNY.

Peristiwa terakhir berdasarkan investigasi penulis menemukan bahwa, dalam perayaan dies natalis UNY ke-44 ini, BEM REMA UNY ternyata tidak mengakomodir seluruh kegiatan mahasiswa di UNY ini. Pasalnya, menurut salah satu panitia dies natalis pada tahun ini, pada tahun ini tuan rumah dies natalis adalah FMIPA, menegaskan bahwa, “BEM REMA UNY kemarin sudah diberikan amanat untuk memberitahukan kepada seluruh UKM atau ORMAWA UNY sekaligus mengkoordinir semua UKM untuk mengisi kegiatan pameran di GOR UNY pada tanggal 14 – 21 Mei 2008.”

Namun ketika amanat panitia dies natalis UNY ini dikonfirmasikan kepada beberapa anggota UKM, ternyata mereka tidak tahu sama sekali tentang hal itu. Bahkan mereka seolah memaklumi kalo BEM REMA UNY tidak memberitahu UKM-UKM lain. “ Udah biasa mas mereka kayak gitu, kalo mau kasih tau ke UKM ya seharusnya kasih tahu ke anak FK UKM”. Ketika penulis mengkonfirmasi kepada anggota FK UKM, mereka malah menjawab tidak tahu sama sekali tentang informasi itu.

Penulis juga investigasi kepada pihak panitia dies tentang kegiatan pameran di GOR UNY tersebut. Dari file susunan acara, ternyata hampir 50% acara ternyata yang menyelenggarakan adalah BEM REMA UNY. Bahkan BEM FMIPA sendiri nyaris tidak mendapatkan kegiatan yang mengisi di kegiatan pameran.

Menurut sumber informasi penulis yang sangat rahasisa, bahkan karena peristiwa itu BEM FMIPA sendiri sempat mengeluarkan statement bahwa BEM FMIPA akan memboikot acara tersebut. Ketika dikonfirmasikan kembali pada panitia dies natalis, statement BEM FMIPA seharusnya janganlah terjadi, apalagi tuan rumah tahun ini adalah FMIPA, kalo misalnya BEM REMA UNY terbukti seperti itu, kami tidak segan untuk melaporkan kesewenang-wenangan BEM REMA UNY agar mereka diberi peringatan keras, mengingat kegiatan pameran ini adalah adalah perayaan dies natalis UNY jadi semua elemen ORMAWA di UNY berhak untuk mengisi kegiatan selama tidak berbenturan dengan acara yang lain.faiz

PS: ini baru reportase, tulisan itu sama tajamnya dengan lidah! Karena itu, hati-hati menulis kalo tidak jelas informasinya dan teknik menulisnya!.

Ditulis dalam Catatan Komentar Ku tentang... | 6 Komentar »

PENYELEWENGAN FASILITAS GOR UNY OLEH BEM REMA UNY (Sebuah Reportase Investigasi, semua nama narasumber dirahasiakan)

Ditulis oleh faizmh™ di/pada Mei 12, 2008

Beberapa hari yang lalu, penulis bertemu dengan seorang marketing pengusaha distribusi media-media islami. Dari pertemuan tersebut dia bercerita tentang event pameran di akhir tahun 2007 yang lalu di GOR UNY, dia menceritakan bahwa dalam event itu BEM REMA UNY – dalam bahasa BEM REMA UNY, dan penulis mengutipnya- telah menyelewengkan penggunaan fasilitas GOR UNY.

Pasalnya, dalam publikasi kegiatannya menunjukkan bahwa BEM REMA UNY adalah penyelenggara kegiatan tersebut. Namun dalam kenyataanya sedikit kegiatan dalam pameran itu yang menonjolkan kegiatan kemahasiswaan mahasiswa UNY, yang ada hanyalah kegiatan murni komersil dan bersifat hura-hura.

Dalam kegiatan tesebut, BEM REMA UNY telah memanfaatkan kebesaran nama lembaganya untuk mendapatkan harga GOR UNY yang murah. Hal senada juga diungkapkan salah satu personil BEM REMA UNY pada seorang personil event organizer dan menyatakan bahwa BEM REMA waktu itu juga mendapatkan harga yang murah dalam kegiatan itu.

BEM REMA UNY yang sering meneriakan anti kapitalisasi pendidikan dalam kegiatan itu justru telah menunjukkan bahwa BEM REMA UNY sudah “menelan ludahnya” sendiri. Pemanfaatan nama lembaga BEM REMA UNY untuk mendapatkan harga GOR UNY lebih murah merupakan sebuah tindakan kapitalis yang berfungsi untuk memperkaya lembaganya tersebut sehingga budget yang dikeluarkan BEM REMA UNY tidak besar sehingga keuntungan dari kegiatan itu bertambah besar.

Ketika dikonfirmasikan kepada salah satu pengurus GOR UNY yang namanya sengaja dirahasiakan, dia menjelaskan bahwa BEM REMA UNY dalam kegiatan tersebut sedikit sekali menampilkan kegiatan yang bersifat kemahasiswaan dan kependidikan yang selama ini mereka gembar-gemborkan. Kegiatan tersebut tersebut hampir 75% merupakan kegiatan komersil.

Menurut ingatan penulis dalam kegiatan tersebut, acara itu memang benar murni komersil, karena ada beberapa kegiatan yang ternyata harus membayar dan acara tersebut tidak bersifat mendidik. Karena acara tersebut malah temu artis-artis, seharusnya isi dari kegiatan tersebut adalah talkshow ataupun kegiatan yang bersifat mendidik.

Menyikapi hal itu, salah satu pimpinan rektorat dalam sebuah percakapan informal ketika tidak sengaja bertemu di salah satu fakultas di UNY menegaskan, BEM REMA UNY memang sangat tidak pantas melakukan hal itu karena kegiatan tersebut justu tidak mendidik dan BEM REMA UNY sebagai salah satu lembaga eksekutif di kampus UNY ini seharusnya lebih menyadari tugas utamanya sebagai penyambung lidah mahasiswa, bukannya memanfaatkan nama lembaganya untuk memperkaya diri.faiz.

PS: ini baru reportase, tulisan itu sama tajamnya dengan lidah! Karena itu, hati-hati menulis kalo tidak jelas informasinya dan teknik menulisnya!

Ditulis dalam Catatan Komentar Ku tentang... | 2 Komentar »