faizmh™

Marcomm Counselor

  • SELAMAT DATANG

    Ini adalah blog pribadi faiz, seorang lelaki yang berjuang untuk hidup. Silahkan baca sepuasnya post karya faiz....dan janganlah lupa untuk meninggalkan jejak..hehehe...
  • Jumlah Pengunjung

    • 97,586 Pengunjung
  • Status saya sekarang:

    Kirim Pesan YM


    Email: faizmh@yahoo.com faizmhi@gmail.com
  • Kalender

    Maret 2009
    S S R K J S M
    « Feb   Jul »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  
  • Integrated with

  • Twitter ku

    Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Arsip untuk Maret 9th, 2009

Guru BK karbitan (Ijazah tidak palsu, tapi ilmu-nya palsu)

Ditulis oleh faizmh™ di/pada Maret 9, 2009

Hari ini, saya mendapatkan email dari seorang temen yang kini magang menjadi guru BK di daerah Brebes…begini isinya:

Hei..is he…he ada banyak hal yang pengen tak shair ma kamu. pertama neh masalah masa depan. cie ileh…tenteng alumni mahasiswa Bimbingan dan konseling khususnya di Univ-univ negeri. langsung aja deh, kayaknya sering beribert neh mo nulisnya, padahal dah latihan dari SD. aku aja baru tahu setelah lulus kuliah and jadi guru BK. Kamu pernah denger BK Karbitan nggak is?pokoke intine mereka udah banyak banget, yang nyetak juga universitas2 kurang bonafit. mereka dapat ijazah S1 BK dengan waktu hanya kurang lebih 2 th. bahkan yang lebih miris menurut pengakuan beberapa lulusannya nggak ikut kuliah aja nilai bisa keluar, skripsi aja tinggal njiplak. rata-rata BK Karbitan mereka tadinya udanh punya gelar S1 yang bukan BK, tapi ntar baru kuliah lagi. otomatis dia jadi punya dua ijazah nantinya dan tinggal pilih yang mana yang mau dipakai. Ternyata ni juga bukan untuk jurusan BK saja tapi untuk jurusan-jurusan yang lain ada juga.

Dan kurang lebih, ini lah jawabanku:

Welcome to the jungle rin….hehe
Realita kayak gitu kan sudah lama terjadi rin, mungkin kamu baru semakin sadar ya…hehe
Di Indonesia mungkin satu-satunya tempat dimana orang-orang selalu menggunakan embel-embel Pendidikan adalah Investasi Masa Depan (baca: gelar) dan itu berarti kita harus membeli pendidikan itu…Dan tindakan yang kayak kamu ceritain itu sudah ada jaringan alias mafia yang memang mengatur itu, karena itu mungkin banyak orang dengan mudah menjadi PNS karena sistem penerimaan PNS kita itu mudah di kelabui+banyak mafia yang mengatakan bisa menjadikan orang jadi PNS. Apalagi, dengan munculnya sertifikasi guru yang katanya bisa menjadikan orang bergaji 5jt/bulan…orang-orang akan berlomba-lomba untuk menjadi guru, dan ini lah awal tonggak kehancuran pendidikan indonesia.  Bukan melebih-lebihkan, tapi inilah bentuk awal kehancuran pendidikan ketika Guru (yang harus di Gugu dan di Tiru) namun niat mereka ingin menjadi guru hanya karena faktor ekononi  alias pengen gaji tinggi dan bukan berniat untuk mencerdaskan bangsa Indonesia. Pemerintah itu memang seharusnya sadar dengan orang-orang seperti kamu, punya niat tulus untuk mencerdaskan bangsa. Namun karena kebusukan sistem Indonesia maka orang-orang yang seharusnya pantas menjadi PNS malah tidak di loloskan.
Ketika aku mengatakan ini bukan berarti aku menafikkan kata “mungkin belum rejeki dari Allah”, mungkin memang bukan rejekinya, tapi sebenarnya usaha-usaha untuk menghancurkan rezim busuk sistem pendidikan inilah yang seharusnya dilakukan.
Makanya rin, aku pengen punya niat untuk bisa masuk dalam Sistem…walaupun aku harus menjadi “orang busuk” terlebih dahulu tapi aku punya niat untuk menghapus sistem yang kayak kamu ceritakan itu… mohon doanya!

Dalam surat balasanku ini, aku bener-bener marah pengen nulis dengan huruf besar semua, tapi kan nanti kesannya aku malah marah. Sebetulnya kasus yang ada didunia BK ini seharusnya ditangani oleh ABKIN….tapi mereka malah diam saja..bukan menutup mata, tapi menutup telinga dengan masukan orang-orang yang ada dibawah. Projek2 hanya yang mereka kejar, instruksi atasan hanya mereka dengarkan…ABKIN tidak buta, tapi Tuli…Mungkin inilaha realitas pada sistem negara kita.

Ditulis dalam Catatan Pemikiran | Bertanda: , , , , , , , , , | Leave a Comment »