AKU MULAI BERMIMPI


Minggu, 23 Maret 2008. Dengan baju basah karena hujan, aku sengaja datang ke rumah seorang teman, lulu namanya. Berawal dari sebuah cerita iseng-iseng tentang ku yang di kerjain si kadek (pacar nya ria temen sekelas BK’03), trus ku alihkan pembicaraan ku tentang LISTENER FORUM INDONESIA. Sebuah project amal yang bertujuan untuk membantu seseorang sekaligus kampanya online bahwa BK TIDAK CUMA DISEKOLAH! (hehehe…saya sangat menegaskan kalimat ini, karena BK di Indonesia sangat identik dengan sekolah, apalagi jurusan nya masuk Fakultas Ilmu Pendidikan)

            Jadi, ada sebuah kalimat bercanda bahwa, seandainya LISTENER FORUM INDONESIA bisa bertahan selama 1 atau 2 tahun, moga-moga kita masuk program KICK ANDY Metro TV. Kenapa? Karena di Indonesia belum ada sebuah website yang jelas-jelas menawarkan sebuah layanan bimbingan dan konseling secara umum dan aplikatif (hehehe…bahasanya!). Kalo pun sudah ada konseling online a.k.a konseling ini hanya sebatas tentang masalah religi dalam hal ini agama kristen (soalnya kalo gak salah dalam gereja sudah ada konsep konseling dari dulu)

            Nah, saya tergerak untuk buat media ini. Walaupun hanya sebatas online, tapi ini bisa menjadi sebuah wadah untuk semua mahasiswa BK di seluruh Indonesia untuk bisa menjadi konselor. Saya yakin banget deh kalo semua mahasiswa BK pasti sangat paham dengan konsep konseling face-to-face, tapi kan belum ada secara riil tentang konseling online.

            Dalam sebuah jurnal BK di Inggris, dijelaskan bahwa pelaksanaan konseling online merupakan sebuah efek turunan a.k.a (hahahaha…faiz lagi sangat seneng dengan singakatan as known as, kayaknya keren!) dari konseling klasikal. Jadi konseling online adalah pendukung konseling klasika jika konseli terhalang oleh waktu dan disamping konseli ada sebuah computer yang connect di internet.

            Nah,untuk kasus LISTENER FORUM INDONESIA dibuat untuk seseorang yang suka chat namun individu itu malu atau males atau canggung atau jarak yang jauh, untuk konseling klasikal, lagi pula pandangan dan keyakinan masyarakat terhadap konseling masih menyamakan dengan konseling kayak di sekolah (ini kampanye pertama LISTENER FORUM INDONESIA, sebelum konseling online). Untuk pelaksanaan konseling klasikal, dalam LISTENER FORUM INDONESIA justru dijadikan sebagai pendukung pelaksanaan konseling online, karena keterdekatan konselor dan konseli mutlak dilakukan agar pelaksanaan konseling tidak subyektif.

            Nah, konsep kayak gini kan kayak mimpi tho?! Susah banget untuk merubah kultur atau pandangan yang sudah mendarah daging atau mengakar dalam sanubari masyarakat Indonesia yang awam (kecuali orang yang mendalami BK). Kan beda jauh dengan orang-orang di barat kan? Liat aja deh film-film amerika, misalnya, Good Will Hunting, Mrs and Mr Smith atau Licence to Wed (didalam ini ada pelaksanaan konseling perkawinan), dan banyak lagi film-film yang ada pesan konseling nya! Dan, pemerintah disana juga memang menyediakan seorang konselor untuk membantu seseorang yang bermasalah.

            Nah, sekarang aku mau bermimpi dan mau membangun mimpi ini, apakah ada yang mau bermimpi bersama faiz. Untuk seluruh mahasiswa BK silahkan gabung untuk menjadi volunteer counselor LISTENER FORUM INDONESIA…akses di http://listenerforum.blogspot.com.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s