Infaq yes, sodaqoh ok, surga oye!


Hm…kalimat diatas gak sengaja ku baca di salah satu stiker di sebuah motor ketika berhenti diperempatan lampu merah mirota kampus. Simpel dan biasa aja desainnya…yang buat menarik itu ya kata-kata itu…Infaq, Sodaqoh, Surga…Apakah saya sudah melakukan dua hal itu untuk mendapatkan surga?

Aku mungkin bukan Abunawas yang berdoa dan menjelaskan pada Tuhan bahwa aku adalah orang yang gak layak untuk surganya…aku merasa layak dan pantas, tapi apakah Tuhan menganggap aku pantas?

Dalam setiap ibadahku…hablun minallah dan hablun minannas, aku selalu berusaha seimbang. Namun memang gak ada yang sempurna kan? Makanya, saya dulu pernah denger ceramahnya Zainuddin MZ di radio bahwa di surga nanti ada banyak banget pintu masuknya, yang tercipta dari perbuatan amal baik ibadahnya…kata beliau, ada pintu yang bahkan tercipta dari amal baik manusia yang selalu tersenyum, nanti pintu itu akan dilewati orang-orang selalu tersenyum untuk orang lain. Benarkah itu? Saya tidak pernah meragukan itu…

BTW, masih ingat rukun iman? Apa sajakah?

Kalau rukun islam masih ingat?

Apakah al-quran, sajadah, sarung, atau mukenamu masih hanya menjadi penghias kamarmu?

Apakah salat kamu masih satu minggu sekali? Cuma waktu salat jumat? Atau mungkin satu atau dua kali setahun pada waktu sholat ied?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s