Para Event Organizer atau Panitia Acara, Mari Membiasakan Menggunakan Booking Agent untuk Memesan Artist


Tulisan ini mungkin tulisan saya kedua setelah saya cerita melalui sebuah thread di KASKUS. Kurang lebih begini posting saya:

[SHARE] Berusaha membangun Booking Agency

gan…ane mau share nih….
jadi ceritanya ane sejak dari 2008 punya blog di https://faizperjuangan.wordpress.com, nah salah satu postingnya tentang kumpulan2 CP artist, band, penyanyi, dan seleb indonesia… 

dari posting itu ternyata responnya banyak banget…banyak artist2 nasional maupun indie yang ikut nebeng CP di postingan ane…

nah dari situ, ternyata banyak orang yang secara langsung menghubungi ane buat tanya2 atau minta bantuan untuk pesan artist…dari situ, ane kan otomatis punya banyak link manager2 artist…menurut perkiraan ane, ada beberapa artist yang berterima kasih secara langsung (melalui phone) karena CP artistnya di tampilkan..dia ada bebebrapa klien yang make mereka…

dari situ, ane jadi kepikiran, karena ane dulu pernah baca bukunya adrie subono, terutama tentang booking agency, ane jadi kepikiran tuh buat semacam booking agency…walaupun kecil2an dan sambilan, ane akhirnya berniat untuk membuat semacam booking agency….dulu sebetulnya ada temen ane yang buat semacam booking agency online gitu, di www.managerartist.com, tapi selang 1 tahun malah websitenya off//

dan akhirnya, ane buat juga semacam website informasi CP artist di www.kontakbandartis.com …intinya niat ane cuma mau bantu2 aja temen2 artist atau EO yang selama ini jelas membutuhkan satu sama lain…

untuk artistnya sendiri, ane memang meminta donasi untuk CPnya bisa ditampilkan di website ane…cuma 10rb doang sih..maklum, untuk beli domain kan butuh duit juga…hehehe…

ane mau share aja gan…sapa tau ada temen2 band yang mau nampilin bandnya disini…ane ngereview juga..jadi hasilnya ane tampilin disitu….

Begitu tulisan saya, selain karena bertujuan promosi, saya merasa saya ingin share bahwa menggunakan Booking Agent untuk memesan artist adalah cara AMAN dalam menggunakan Jasa Layanan Artist (MC/Band, dll) yang apabila terjadi perbedaan persepsi antara Artist dan Event Organizer sebagai penyelenggara acara. Selama ini, kita ketahui bersama bila setiap Artist pasti selalu memiliki Rider (Aturan beberapa hal yang harus diberikan atau disiapkan penyelenggara acara kepada Artist untuk kelancaran kegiatan Artist) dan di dalam aturan tersebut terkadang terasa memaksa EO untuk melaksanakan apapun yang harus ada di dalam rider walaupun kondisi di dalam rider itu tidak ada di kota penyelenggara acara. Atau pun, apabila terjadi miskomunikasi antara Penyelenggara dan Artist, akhirnya..bisa -bisa dengan kondisi itu artist atau penyelenggara acara karena jengkel dengan tingkah laku masing-masing akhirnya saling mem-blacklist dan menggunakan kekuatan “word of mouth” untuk menjatuhkan satu sama lain.

Sekedar cerita, pernah ada suatu Artist di suatu daerah, artist tersebut tergolong baru di industri musik Indonesia, secara tiba-tiba memberikan statement tidak mau manggung (padahal kurang 1 jam artist itu naik panggung) kepada penyelenggara acara karena pada hari event tersebut hujan deras, Artist meminta penyelenggara acara untuk menunda hujan reda yang kemudian penyelengara acara meng-iyakan. Setelah ujan reda, ternyata si Artist tetap tidak mau naik panggung, karena beralasan kondisi panggung tidak aman untuk main, takut terkena sengatan listrik atau konslet. Si Penyelenggara acara yang saat dengan kondisi lelah akhirnya marah dan meminta uang sewa artist itu kembali, si Artist yang merasa jika kondisi tersebut sesuai dengan kondisi Force Majeur (kondisi memaksa) jelas-jelas tidak mau. Dan akhirnya sejak saat itu, si Artist malah di blacklist oleh beberapa EO di Indonesia karena si penyelenggara acara yang kecewa itu jelas ngomong kemana-mana jika si Artist itu bla..bla..bla..bla.. sehingga membuat efek negatif kepada si Artist dan jadi sedikit penyelenggara acara yang mengundang mereka, padahal mereka sangat terkenal di televisi. Selidik punya selidik, ternyata memang benar keputusan si Artist untuk tidak mau naik panggung, karena kondisi panggung sudah basah kuyup dan ada kemungkinan ada aliran listrik yang bocor sehingga membahayakan kondisi artist. Nah, disinilah diperlukan penengah..adalah Booking Agent.

Cerita kedua. Ada satu artist yang saat itu memang sedang naik daun. Selama sebulan, band itu bisa full manggung dan itu bukanlah tour, melainkan langsung panggilan oleh penyelenggara acara yang bersangkutan. Nah, dalam cerita ini, sepertinya sering dilakukan manager yang “agak nakal” karena mencari uang tambahan. Jadi, di Riders Artist tersebut di jelaskan jika jatah makan artist tersebut tidak dalam berbentuk uang. Namun, dalam kontrak manager artist tersebut meminta jatah makan tersebut di uangkan dengan alasan biar memudahkan perhitungan akomodasi. Maka akhirnya penyelenggara acara meng-iyakan dan diberikanlah uang jatah makan tersebut. Setelah acara tersebut selesai, ketika si EO akan melunasi biaya hotel, sangat kaget dia karena biaya makan artist selama di hotel tersebut malah tidak dibayar oleh artist yang bersangkutan, menurut orang hotel yang sudah dipesan oleh EO jika Artist tersebut minta makan nanti bill masuk ke manager artist tersebut. Nah ketika Artist tersebut check out,  si pihak hotel yang sudah mendapat informasi sebelumnya langsung menagih ke manager tersebut, eh malah manager itu bilang kalo makanan yang dipesan itu sudah termasuk dalam akomodasi dari penyelenggara acara. So..jelas pusinglah si penyelenggara acara.

Kondisi-kondisi diatas adalah kondisi yang memaksa seseorang bisa terjadi perpecahan sehingga muncul efek negatif dari masing-masing. Booking Agent adalah salah satu cara untuk mengantisipasi terjadinya permasalahan-permasalahan seperti itu muncul. Memang tidak semua artist seperti yang saya ceritakan diatas, tapi bukankah mencegah lebih baik dari pada mengobati?

Nah, disinilah arti penting dari Booking Agent…yaitu menjadi penengah antara keinginan Artist dan Penyelenggara acara. Selain itu, Booking Agent juga mendapat harga khusus dari Artist sehingga dapat menjual kepada penyelenggara acara dengan harga lebih murah dari harga publish artist. Selain itu juga, penyelenggara acara menjadi terbantu dalam negosiasi hal-hal teknis Artist selama di kota acara diselenggarakan. Nah, usaha inilah yang kini saya jalankan melalui website www.kontakbandartis.com. Dengan jaminan harga lebih murah dan mampu memberikan bantuan lebih kepada penyelenggara acara, maka Booking Agent menjadi SOLUSI memperlancar semua acara.

Selama ini mungkin ada image bahwa Booking Agent adalah broker saja yang biasanya suka me-mark up harga artist. Padahal tidak seperti itu, inilah yang menjadi tantangan saya untuk menjadi Booking AGent.

2 thoughts on “Para Event Organizer atau Panitia Acara, Mari Membiasakan Menggunakan Booking Agent untuk Memesan Artist”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s